Atlet Tapak Suci Pao Tombolo Borong Prestasi di Kejurnas Sulbar

Perwakilan Tapak Suci Pao Tombolo menorehkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Nasional Pencak Silat Sulbar Championship yang berlangsung di GOR Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, pada Jumat–Minggu, 31 Juli–2 Agustus 2026. Dalam kejuaraan tersebut, tujuh atlet yang dikirim berhasil membawa pulang tujuh medali, terdiri atas lima medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu, serta satu penghargaan Pemain Terbaik.

Prestasi tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan atlet yang dilakukan Tapak Suci Pao Tombolo melalui latihan yang berkelanjutan. Keberhasilan itu juga memperkuat posisi perguruan dalam mencetak atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Ketujuh atlet yang mewakili Tapak Suci Pao Tombolo pada kejuaraan tersebut ialah Amira Mutia Anggraeni, Muhammad Fathir, Arlinsyah Putra, Ahmad Yoga Afriansyah, Nur Laila, Alfirqatun Naajiyah, dan Azilia Rahma. Seluruh atlet berhasil menyumbangkan medali bagi kontingen Tapak Suci Pao Tombolo.

Lima atlet berhasil meraih medali emas, yakni Amira Mutia Anggraeni, Muhammad Fathir, Ahmad Yoga Afriansyah, Nur Laila, dan Azilia Rahma. Sementara itu, Alfirqatun Naajiyah memperoleh medali perak, sedangkan Arlinsyah Putra menyumbangkan medali perunggu. Nur Laila juga dinobatkan sebagai Pemain Terbaik.

Ketua Cabang Tapak Suci Pao Tombolo, Ismail Tahir, menyampaikan rasa syukur atas capaian para atletnya. “Alhamdulillah, kami mengucapkan rasa syukur atas prestasi yang berhasil diraih oleh para atlet Tapak Suci Pao Tombolo pada Kejuaraan Nasional Pencak Silat Sulbar Championship,” ujar Ismail Tahir.

Ia menambahkan, “Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras para atlet, pelatih, serta dukungan penuh dari orang tua dan seluruh keluarga besar Tapak Suci Pao Tombolo.” Menurutnya, kolaborasi seluruh pihak menjadi faktor penting di balik keberhasilan kontingen pada ajang nasional tersebut.

Ismail juga mengapresiasi penampilan seluruh atlet selama pertandingan. “Kami sangat bangga karena para atlet mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dan membawa pulang prestasi yang membanggakan, dengan raihan medali emas, perak, dan perunggu, bahkan salah satu atlet kami berhasil meraih penghargaan Pemain Terbaik,” katanya.

Salah seorang peraih medali emas, Amira Mutia Anggraeni, berharap keberhasilannya menjadi langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi. “Saya berharap prestasi yang saya raih ini menjadi awal untuk terus berkembang dan meningkatkan kemampuan dalam dunia pencak silat,” ujarnya.

Amira menambahkan, “Semoga saya dapat terus berlatih dengan sungguh-sungguh, meraih prestasi yang lebih tinggi, serta diberi kesempatan untuk melaju dan mengharumkan nama Tapak Suci Pao Tombolo di tingkat nasional hingga internasional.” Ia juga berharap prestasi tersebut dapat menginspirasi generasi muda agar terus berjuang dan percaya bahwa kerja keras akan membuahkan hasil.

Amira memandang keberhasilan yang diraihnya bukan hanya sebagai pencapaian pribadi, melainkan motivasi untuk terus berkembang sekaligus memberikan teladan bagi atlet muda lainnya. Ia menilai konsistensi berlatih menjadi kunci untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi.

Keberhasilan Tapak Suci Pao Tombolo pada Kejuaraan Nasional Pencak Silat Sulbar Championship diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet di daerah. Dengan capaian tersebut, perguruan optimistis dapat melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah, persyarikatan, dan Indonesia pada ajang yang lebih tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *