Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Mandalle, Irwan Tompo, menyebut minat warga untuk berkurban di wilayah PCM Mandalle terus meningkat setiap tahun. Pada momentum Iduladha tahun ini, panitia kurban di seluruh ranting PCM Mandalle berhasil menghimpun sebanyak 118 ekor hewan kurban yang tersebar di tujuh ranting di Cabang Muhammadiyah Mandalle.
Irwan mengatakan peningkatan tersebut dipengaruhi oleh kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan hewan kurban yang dinilai transparan dan sesuai syariat. Menurutnya, panitia kurban di tiap ranting mampu menjalankan manajemen distribusi dan penyembelihan secara baik sehingga warga yang berkurban merasa nyaman dan penerima daging kurban turut merasakan manfaatnya.
“Alhamdulillah, di PCM Mandalle minat warga untuk berkurban selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya,” kata Irwan Tompo, Sabtu, 26 Mei 2026.
Ia menegaskan bahwa pengelolaan kurban yang profesional menjadi salah satu faktor utama meningkatnya partisipasi masyarakat. Menurut dia, seluruh panitia di tingkat ranting bekerja dengan mengedepankan amanah dan keterbukaan kepada warga.
“Setiap panitia dari ranting yang ada di PCM Mandalle menurut warga yang berkurban selalu dikelola dengan manajemen yang bagus dan transparan sesuai dengan petunjuk dalil,” ujarnya.
Irwan juga menilai pelaksanaan kurban tidak hanya berorientasi pada penyembelihan hewan, tetapi juga memperkuat nilai sosial dan ukhuwah di tengah masyarakat. Ia menyebut hubungan antara pekurban dan penerima daging kurban terjalin dengan baik melalui semangat saling mendoakan.
“Yang berkurban dan yang diberi daging kurban selalu saling mendoakan,” ucapnya.
Data panitia kurban PCM Mandalle menunjukkan jumlah hewan kurban terbanyak berasal dari Ranting Tamattia dengan 32 ekor. Sementara itu, Ranting Manjalling menghimpun 24 ekor dan Ranting Mattoanging sebanyak 15 ekor hewan kurban.
Selain itu, Ranting Talaborong mencatat 12 ekor hewan kurban, Ranting Passimbungan 9 ekor, dan Ranting Pannujuang sebanyak 7 ekor. Adapun Ranting Ballatabua menghimpun 6 ekor serta Ranting Bonto Baddo sebanyak 3 ekor hewan kurban.
PCM Mandalle menilai peningkatan jumlah hewan kurban tersebut menjadi indikator tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam menjalankan ibadah sosial keagamaan. Pengurus juga melihat antusiasme warga semakin kuat seiring meningkatnya kepercayaan terhadap sistem pengelolaan kurban di tingkat ranting.
Irwan menjelaskan pihaknya terus mendorong panitia kurban di seluruh ranting untuk mempertahankan tata kelola yang baik. Ia berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang tumbuh melalui ibadah kurban dapat terus terjaga pada tahun-tahun mendatang.
Menurut dia, keberhasilan pengumpulan 118 ekor hewan kurban tahun ini menjadi motivasi bagi PCM Mandalle untuk terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat. Selain menjaga transparansi, PCM Mandalle juga berupaya memastikan distribusi daging kurban berjalan merata dan tepat sasaran bagi warga yang membutuhkan.







Tinggalkan Balasan