MTsS Muhammadiyah Lempangan Utus Tiga Siswa Ikuti OMI 2026

MTsS Muhammadiyah Lempangan Utus Tiga Siswa Ikuti OMI 2026

•

GOWA — Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) Muhammadiyah Lempangan mengutus tiga siswa untuk mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 yang digelar di MA Madani Pao-Pao, Selasa, 8 September 2026. Keikutsertaan tersebut menjadi kesempatan bagi para siswa untuk mengasah kemampuan akademik, keberanian berkompetisi, serta membawa nama baik madrasah.

Tiga siswa yang mewakili MTsS Muhammadiyah Lempangan ialah Muh Rifki pada mata pelajaran Matematika, Nadiah Zahrah pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Muhammad Naufal pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Ketiganya mengikuti kompetisi sesuai bidang pelajaran masing-masing.

Dorong Siswa Berani Berkompetisi

Kepala MTsS Muhammadiyah Lempangan, Sahri Muliana, S.Pd.I., menegaskan bahwa keikutsertaan dalam OMI 2026 tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian juara. Menurut dia, kompetisi juga menjadi sarana membangun keberanian, semangat belajar, dan kemauan siswa untuk menunjukkan kemampuan terbaik.

“Kompetisi ini bukan hanya tentang meraih juara, tetapi tentang keberanian untuk mencoba, semangat untuk belajar, dan kesempatan untuk memberikan yang terbaik,” kata Sahri Muliana.

Ia berharap pengalaman mengikuti OMI 2026 dapat memberikan manfaat bagi perkembangan akademik dan kepercayaan diri para peserta. Madrasah juga memberikan dukungan dan doa agar ketiga siswa dapat mengikuti seluruh tahapan kompetisi dengan baik.

“Kami berdoa semoga Allah SWT memberikan kesehatan, ketenangan, kemudahan dalam berpikir, serta kelancaran kepada ananda dalam mengikuti setiap tahapan lomba,” ujarnya.

Tekankan Kejujuran dan Percaya Diri

Selain mengejar prestasi akademik, Sahri mengingatkan para siswa agar menjunjung tinggi kejujuran selama mengikuti kompetisi. Ia juga meminta ketiga peserta tampil percaya diri dan tetap bersemangat apa pun hasil yang mereka peroleh.

“Berkompetisilah dengan jujur, percaya diri, dan penuh semangat. Apa pun hasilnya, kalian telah membawa nama baik madrasah dan menjadi kebanggaan kami,” kata Sahri.

Menurut Sahri, keberanian mengambil kesempatan untuk berkompetisi merupakan bagian penting dalam proses menuju prestasi. Karena itu, ia mendorong para siswa untuk terus berjuang dan tidak berhenti mengembangkan kemampuan setelah mengikuti OMI 2026.

“Teruslah berjuang, karena prestasi besar selalu dimulai dari keberanian untuk melangkah,” ujarnya.

Harapkan Lahir Prestasi Baru

Keikutsertaan Muh Rifki, Nadiah Zahrah, dan Muhammad Naufal di OMI 2026 sekaligus membawa harapan baru bagi MTsS Muhammadiyah Lempangan. Madrasah berharap pengalaman berkompetisi tersebut dapat mendorong semangat siswa untuk terus meningkatkan kemampuan pada bidang akademik masing-masing.

Sahri berharap OMI 2026 menjadi salah satu jalan bagi lahirnya prestasi baru di lingkungan MTsS Muhammadiyah Lempangan. Ia juga mendoakan para peserta mendapatkan hasil terbaik sehingga pengalaman mengikuti kompetisi dapat menjadi bekal untuk terus berkembang dan berprestasi pada kesempatan berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *