Musyda IGABA Gowa Dorong Profesionalisme Guru Aisyiyah

Pimpinan Daerah Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (PD IGABA) Kabupaten Gowa menggelar Musyawarah Daerah (Musyda) di Gedung Julukanaya Limbung, Kamis, 14 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu mengangkat tema “Menguatkan Sinergi, Mewujudkan Guru IGABA yang Profesional, Mandiri dan Berkemajuan” dan diikuti pimpinan daerah IGABA, kepala sekolah, serta guru TK Aisyiyah Bustanul Athfal se-Kabupaten Gowa.

Musyda tersebut menjadi forum pengambilan keputusan tertinggi organisasi di tingkat kabupaten untuk mengevaluasi program kerja, merumuskan agenda strategis, sekaligus memilih kepengurusan baru periode 2024–2029. Kegiatan itu juga menghadirkan pemateri dari Pimpinan Wilayah (PW) IGABA Sulawesi Selatan.

Ketua PD IGABA Kabupaten Gowa, Hj. St. Nurliah J, S.Pd., mengatakan Musyda menjadi momentum penting bagi organisasi dalam memperkuat arah gerakan dan profesionalisme guru Aisyiyah di Kabupaten Gowa. Ia menilai forum tersebut tidak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga wadah mempererat solidaritas antaranggota.

“Musyda ini merupakan momentum penting untuk mengevaluasi kinerja, merumuskan program kerja strategis, serta memilih nakhoda baru yang akan membawa IGABA Gowa lebih maju dan profesional,” ujar Nurliah dalam sambutannya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Gowa yang selama ini memberikan pembinaan terhadap IGABA. Selain itu, Nurliah menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kekurangan selama masa kepemimpinannya.

“Kami menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pimpinan Daerah Aisyiyah Gowa atas bimbingannya, serta seluruh anggota IGABA Gowa atas dedikasinya,” katanya.

Ketua PDA Gowa, Hj. Hasrah, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa Musyda merupakan forum penting dalam menentukan keberlangsungan organisasi dan peningkatan mutu pendidikan anak usia dini. Menurut dia, dinamika pendidikan saat ini menuntut organisasi untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Di momen Musyda ini sekiranya menjadi tempat evaluasi dan refleksi pimpinan. Selain itu juga diharapkan dengan Musyda ini terjadi transformasi pimpinan dan transformasi digital,” ujar Hasrah.

Hasrah juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja IGABA Gowa selama satu periode terakhir. Ia menilai organisasi tersebut mampu menjaga eksistensi guru-guru TK Aisyiyah Bustanul Athfal sekaligus memperkuat kualitas pendidikan di lingkungan Aisyiyah.

Sementara itu, Sekretaris PW IGABA Sulawesi Selatan, Sumarni Jabir, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa IGABA merupakan organisasi profesi resmi yang menaungi guru PAUD di bawah Majelis PAUD Dasar dan Menengah Pimpinan Pusat Aisyiyah. Organisasi itu, kata dia, kini semakin mandiri dalam memperkuat profesionalisme guru.

“Pada tanggal 30 April 2026 IGABA sudah diakui oleh Kemendikbud dengan dikeluarkannya Sertifikat Organisasi Profesi,” ujar Sumarni.

Menurut Sumarni, pengakuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menjadi tonggak penting bagi perkembangan IGABA secara nasional. Ia menambahkan, pengurus dan anggota IGABA diharapkan fokus membesarkan organisasi sendiri tanpa bergantung pada organisasi profesi lain.

Pada hari kedua, kegiatan Musyda dijadwalkan dilanjutkan dengan Workshop Keseragaman Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) di TK Aisyiyah Bustanul Athfal. Workshop tersebut akan disampaikan Ketua PW IGABA Sulawesi Selatan, Siti Aminah, S.Pd., M.Pd.

Melalui Musyda ini, IGABA Gowa diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan baru yang adaptif terhadap perkembangan pendidikan sekaligus memperkuat kualitas guru PAUD Aisyiyah di Kabupaten Gowa. Forum tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi organisasi menuju pendidikan yang profesional, mandiri, dan berkemajuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *